Tuesday, May 1, 2012

Budaya dan Multibudaya


A.     Budaya
Pengertian budaya
Adalah system makna dan keyakinan bersama yang dianut oleh para anggota organisasi yang menentukan sebagian besar, cara mereka bertindak satu terhadap yang lain dan terhadap orang luar. Budaya mewakili persepsi bersama yang dianut oleh para organisasi tersebut yang menentukan para anggotanya untuk berperilaku.

Penjabaran definisi budaya :
1.      Budaya adalah persepsi
Individu mempersepsikan budaya organisasi berdasarkan apa yang mereka lihat, dengar, atau alami di dalam organisasi.
2.      Budaya bersama
Walaupun terdiri dari orang-orang yang punya latar belakang berbeda namun menggambarkan pandangan yang sama.
3.      Budaya adalah diskriptif
Budaya menggambarkan sesuatu bukan menilai maksudnya, budaya itu adalah sesuatu tradisi atau kebiasaan yang harus dipahami bukan untuk dinilai.

Sumber Budaya:
  • ·         Adat istiadat
  • ·         Tradisi
  • ·         Yang sudah dilakukan sebelumnya

Cara membuat budaya yaitu para pendiri melakukan atau menetapkan visi dan misi.

Kebudayaan disampaikan kepada para karyawan dengan cara :
  • ·         Cerita
  • ·         Ritual
  • ·         Symbol
  • ·         Bahasa
7 dimensi budaya organisasi
·         Inovasi dan mengambil resiko
·         Perhatian pada detail
·         Orientasi hasil
·         Orientasi manusia
·         Orientasi tim
·         Agresivitas
·         Stabilitas 


B.     Multibudaya
Pengertian multibudaya
Adalah pandangan bahwa terdapat banyak latar belakang dan faktor budaya berbeda yang penting dalam organisasi. Harapan multibudaya bahwa orang dengan latar belakang bersama-sama serta berkembang dalam sebuah organisasi.
Multibudaya mengacu pada faktor :
  • ·         Etnik
  • ·         Ras jenis kelamin
  • ·         Kemampuan fisik
  • ·         Orientasi seksual
  • ·         Umur

Isu multibudaya :
  • ·         Isu glass celling syndrome
  • ·         Sexual harassment
  • ·         Stereotype



6 Argumen Multibudaya Taylor Cox
  • ·         Argument biaya
  • ·         Argument akusisi sumber daya
  • ·         Argument pemasaran
  • ·         Argument kreativitas
  • ·         Argument pemecahan masalah
  • ·         Argument fleksibelitas system



Bagaimana cara menanggulani isu multibudaya :
  • ·         Budaya organisasi
  • ·         Sisitem manajemen SDM
  • ·         Karir lebih tinggi yang melibatkan kaum wanita
  • ·         Heterogenitas dalam rasa tau etnik atau kebangsaan
  • ·         Masalah pendidikan
  • ·         Perbedaan budaya mengambil keuntungan dari peluang
  • ·         Pengaturan pikiran mengenai keanekaragaman.

Lingkungan Organisasi


A.     LINGKUNGAN ORGANISASI DAN ALAM

1.      Lingkungan organisasi
a.       Elemen tindakan langsung
·         Pihak yang berkepentingan eksternal ( external environment )
Adalah semua elemen di luar suatu organisasi yang relevan untuk operasinya. Contoh : pelanggan, pemasok, pemerintah, bank, lembaga konsumen, kelompok khusus, media, pesaing dan serikat pekerja.

·         Pihak yang berkepentingan internal (  internal environment )
Adalah semua elemen yang berkaitan langsung didalam organisasi dan merupakan bagian dari lingkungan organisasi karena pihak-pihak tertentu kadang murupakan organisasi itu . Contoh : karyawan, manajer, pemegang saham/direksi.

b.      Elemen tindakan tidak langsung

·         Teknologi                  
·         Ekonomi
·         Social
·         Politik

Cara mengelola berbagai hubungan dengan pihak yang berkepentingan adalah ;
·         Jaringan dan koalisi
Adalah sebuah jaringan yang kompleks yang menghubungkan pihak yang berkepentingan satu dengan yang lain disamping dengan organisasi.
·         Peran ganda
Adalah seseorang atau suatu kelompok mungkin mempunyai hubungan dengan sebuah organisasi.
·         Peran khusus manajemen
Adalah manajemen bertanggung jawab terhadap organisasi secara keseluruhan karena organisasi mempunyai kepentingan yang harus dipenuhi melalui keseluruhan kegiatan manajemen.

2.      Lingkungan Alam

a.       Kerangka kerja untuk mengevaluasi kepedulian masalah lingkungan
Kerangka kerja biaya dan pendapatan ( cost benevit model ) dimana peraturan lingkungan harus diterapkan bila manfaat potensial lebih dari biaya.
·         Manfaat > biaya               implementasi
·         Manfaat < biaya               tidak implementasi

b.      Perkembangan pembangunan yang berkelanjutan ( sustainable development )
Adalah pendekatan modern mengenai lingkungan bahwa organisasi harus terlibat dalam aktivitas yang dapat berkeanjutan untuk jangka waktu panjang atau yang secara otomatis dapat memperbaharui sendiri.

c.       Penghijauan organisasi / manajemen ramah lingkungan
Adalah kegiatan perusahaan di dalam upaya dan sikap untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.
·         Sikap legal yaitu organisasi mematuhi undang-undang mengenai lingkungan secara sukarela.
·         Sikap pasar yaitu organisasi akan member tanggapan pada pilihan pelanggan.
·         Sikap pihak yang berkepentingan yaitu organisasi berusaha menanggapi tuntutan dari pihak yang berkepentingan.
·         Sikap “HIJAU TUA” yaitu organisasi mencari cara cara guna menghormati, melestarikan bumi serta sumber sumber alamnya.

Evolusi Teori Manajemen


A.     Aliran Manajemen Ilmiah

·         F. W. Taylor
Menyarankan bahwa keputusan yang didasarkan pada aturan patokan umum dan tradisi digantikan dengan prosedur tepat yang dikembangkan melalui studi  saksama terhadap masing masing situasi (meningkatkan produktivitas).

·         Frank and Lilian Gilberth
Lebih tertarik pada aspek manusia dalam bekerja (gerak=keletihan).

·         Henry L. Gantt
Harus ada upah insentif / bonus untuk memacu pekerja (karyawan dan supervisor).

B.     Aliran Teori Organisasi Klasik

·         Henry Fayol
Ada 14 teori/prinsip umum manajemen yaitu pembagian tugas, wewenang, disiplin, kesatuan komando, persatuan pengarahan, kepentingan individual di bawah kepentinhan umum, imbalan, sentralisasi, hierarki, susunan, keadilan, stabilitas staf, inisiatif, semangat korps. Fungsi ini pada dasarnya memiliki banyak kemiripan dengan Taylor.

·         Max Weber
Birokrasi / akurat yaitu suatu organisasi yang baku / formal yang mempunyai struktur formal dan struktur hierarkis yang disyahkan juga merujuk pada proses struktur formal di dalam sebuah organisasi.

C.      Aliran Perilaku

·         Marry parker Follet
Pendekatannya terhadap kepemimpinan menekankan pentingnya orang, dan bukan teknik rekayasa. Merujuk pada tingkah laku para pekerja (humanism).  Ia pelopor bahwa manusia tidak bisa bekerja sendiri(social).

·         Chesterd I Bernard
Untuk memenuhi tujuan organisasi harus berkumpul bersama agar tercapai pasti sasaran organisasi tercapai, dan jika sasaran organisasi tercapai, tujuan individupun tercapai.

·         Elthon Mayo (studi Hawthorne)
Human relation “hubungan manusia” bagaimana maajer berinteraksi dengan karyawan lain atau karyawan baru kesejahteraan perusahaan akan meningkatkan prduktivitas.

D.     Aliran Ilmu Manajemen Kuantitatif

(Awal Perang Dunia II) . Aliran ilmu manajemen adalah pendekatan masalah manajemen dengan penggunaan teknik matematik untuk membuat model menganalisis dan menyelesaikannya penuh dengan strategi.


E.      Pendekatan Sistem
Adalah pandangan bahwa organisasi sebagai system yang dipersatukan dan diarahkan dari bagian bagian yang saling berkaitan.

F.      Pendekatan Kontingensi
Adalah pandangan bahwa teknik manajemen yang paling baik memberikan kontribusi untuk pencapain sasaran organisasi yang mungkin bervariasi dalam situasi atau lingkungan yang berbeda.


MENGENAL ORGANISASI DAN MANAJEMEN



A.     Organisasi, manajemen, dan manajer

Organisasi
                Adalah suatu wadah yang terdiri dari satu orang atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama dan di dalamnya tersusun secara terstruktur. Organisasi terdiri dari dua;
a.       Organisasi Formal
Yaitu biasanya organisasi tersebut berjangka panjang, berbadan hukum dan mempunyai struktur yang kompleks.
b.      Organisasi Informal
Yaitu biasanya organisasi ini berjangka pendek, tidak berbadan hokum dan mempunyai struktur organisasi yang sederhana.

Manajemen
            Adalah suatu proses kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengarahkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Di dalam ilmu manajemen ada istilah yaitu POAC yaitu planning, organizing, actuating, controlling.
·         Planning yaitu proses menetapkan sasaran dan tindakan untuk mencapai tujuan.
·         Organizing yaitu proses menentukan apa yang perlu dilaksanakan bagaimana cara melaksanakan dan siapa yang melaksanakan.
·         Actuating yaitu proses melaksanakan berdasarkan perencanaan dan pengorganisasian yang telah ditetapkan.
·         Controlling yaitu proses untuk memastikan aktivitas yang sebenarnya sesuai yang direncanakan atau mengevaluasi pelaksanaan yang sudah dibuat.
Orang yang melakukan menejemen disebut manajer. Biasanya tingkatan manajer dibagi menjadi 3 tingkatan;
a.       Manajer puncak bertanggung jawab atas keseluruhan kegiatan dan kebijaksanaan organisasi, contoh: direktur utama
b.      Manajer menengah memberikan pengaruh kegiatan melaksanakan kebijakan organisasi yang telah digariskan manajer puncak dan mengarahkannya ke manajer tinkat rendah, contoh: supervisor
c.       Manajer rendah melakukan pekerjaan yang telah digariskan manajer puncak dan mengarahkan karyawan, contoh: mandor
Ketrampilan manajer ada konseptual, hubungan manusiawi, dan teknis. Ketiga ketrampilan ini harus dimiliki oleh seorang manajer walaupun manajer tidak harus menguasai dengan matang ketiga konsep ini.
·         Konseptual yaitu ketrampilan menajer membuat perencanaan, ide, gagasan strategi, dan mengkoordinasi semua kegiatan yang dilaksanakan organisasi. Ketrampilan ini harus dikuasai oleh manajer puncak karena semua keputusan ada di tangan manajer puncak.
·         Hubungan manusiawi yaitu ketrampilan manajer untuk bekerja sama dengan orang lain, memotivasi baik perorangan maupun kelompok di dalam dan di luar organisasi. Ketrampilan ini banyak dipegang oleh manajer menengah karena ia yang menjembatani antara manajer puncak dan manajer rendah.
·         Teknis yaitu ketrampilan manajer mencakup pengetahuan dan keahlian dalam bidang tertentu. Ketrampilan ini biasanya ada pada manajer rendah karena mereka lebih banyak praktek lapangan yang mengarahkan karyawan.

Ragusa Es Italia



Pertama gue lagi googling tempat makan romantis di Jakarta, nah ada daftar dari 1-10 salah satunya adalah Ragusa Es Italia. Walaupun hari minggu kemarin lagi hujan, ga mengurungkan niat gue untuk pergi ke tempat itu. Ragusa Es Italia namanya yag beralamat di Jalan Veteran 1 no 10 Jakarta Pusat ini udah berdiri sejak tahun 1932 loh.Gue kesana tepat pada hari minggu taggal 29 April 2012, pertama agak ga nyangka ya di jakarta masih ada yang jual Es krim dengan bangunan tempo dulu, yang bangku kursinya kaya kayu kayu rotan gitu.


Yang bikin tambah kaget lagi adalah rame sekali ini tempat sampe sampe gue ga dapet tempat duduk, kayaknya gue ga menyarankan untuk pergi kesana hari minggu atau hari libur, karena sangatlah ramai. Gue berdiri di depan kasir berharap ada cepat cepat makan es krimya dan keluar, haha . Setelah hampir setengah jam gue berdiri dan menunggu, akhirnya ada bapak bapak separuh baya bersama istrinya yang memperbolehkan gue duduk bersama secret admirer gue tentunya bersama di meja tempat mereka makan. Bikin tambah penasaran aja nih tempat karena gue liat antrian di belakang gue tadi ada sekitar 5 pasangan yang menunggu dan 2 rombongan keluarga. Akhirnya Gue ditanyain ni ama bapak bapak, katanya konsekuensi mau duduk disitu hehehe. Si bapak bertanya "kenapa anda pilih restoran ini?" dan gue langsung jawab "katanya es krim disini enak pak" dan Bapak tertawa dan bilang "emang baru pertma kalinya ke tempat ini?"
jadi malu gue ditanya kaya gitu haha. Gue langsung nanya aja apa yang enak disini sama ibunya katanya enak semua tergantung selera katanya. Yaudah tanpa panjang lebar gue langsung pesen banana split dan nougat. Harganya sih ga mahal ya sekitar Rp 14.000 buat nougat dan Rp 27.000 untuk banana split dan spagetti es krim. dan Taraaaaa pesanan gue dateng 


Ini namanya Nougat . Ternyata enak es krimnya, jadi mau lagi deh 


kalo yang ini namanya Banana Split ada pisangnya kok dibawah es krimya. Ini juga enak, nah masih penasaran ama Tutti Frutti yang katanya enak cuma kemarin udah abis padahal jam 2an loh gue kesana.
Yauda deh kapan kapan kesana lagi deh, kalo kalian penasaran ama rasanya dateng aja ya ke sana hihi :p



Saturday, April 28, 2012

Etika dan Keamanan Sistem Informasi


Kemanan Sistem Informasi
Pendahuluan
Informasi saat ini sudah menjadi sebuah komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita sudah berada di sebuah “information-based society”. Kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah organisasi, baik yang berupa organisasi komersial (perusahaan), perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun individual (pribadi). Survey Information Week (USA), 1271 system or network manager, hanya 22% yang menganggap keamanan sistem informasi sebagai komponen penting. 1988. Keamanan sistem mail sendmail  dieksploitasi oleh Robert Tapan Morris sehingga melumpuhkan sistem Internet. Kegiatan  ini dapat diklasifikasikan sebagai “denial of service attack”. Diperkirakan biaya yang digunakan untuk  memperbaiki dan hal-hal lain yang hilang adalah sekitar $100 juta. Di tahun 1990 Morris dihukum (convicted) dan hanya didenda $10.000. Pada tanggal 10 Maret 1997 Seorang hacker dari Massachusetts berhasil mematikan sistem telekomunikasi sebuah airport lokal (Worcester, Mass.) sehingga memutuskan komunikasi di control tower dan menghalau pesawat yang hendak mendarat.
Jumlah kejahatan komputer (computer crime), terutama yang berhubungan dengan sistem informasi, akan terus meningkat dikarenakan beberapa hal, antara lain:
a)   Aplikasi bisnis yang menggunakan (berbasis) teknologi informasi dan jaringan komputer semakin meningkat.
b)    Desentralisasi server sehingga lebih banyak sistem yang harus ditangani dan membutuhkan lebih banyak operator dan administrator yang handal. Padahal mencari operator dan administrator yang handal adalah sangat sulit.
c)    Transisi dari single vendor ke multi-vendor sehingga lebih banyak yang harus  dimengerti dan masalah interoperability antar vendor yang lebih sulit ditangani.
d)   Meningkatnya kemampuan pemakai di bidang komputer sehingga mulai banyak pemakai yang mencoba-coba bermain atau membongkar sistem yang digunakannya.
e)     Kesulitan dari penegak hukum untuk mengejar kemajuan dunia komputer dan telekomunikasi yang sangat cepat.
f)    Semakin kompleksnya sistem yang digunakan, seperti semakin besarnya program (source code) yang digunakan sehingga semakin besar probabilitas terjadinya lubang keamanan.
g)  Semakin banyak perusahaan yang menghubungkan sistem informasinya dengan jaringan komputer yang global seperti Internet. Potensi sistem informasi yang dapat dijebol menjadi lebih besar. Seperti Pada Tahun 1999 Computer Security Institute (CSI) / FBI Computer Crime Survey menunjukkan beberapa statistik yang menarik, seperti misalnya ditunjukkan bahwa “disgruntled worker” merupakan potensi attack / abuse. Http://www.gocsi.com. Pada tahun 2000 beberapa situs web di Indonesia dijebol. Contoh terakhir: Bank BCA, Bank Lippo, Bank Bali. Cracker Indonesia ditangkap di Singapura

Mungkinkah Aman?
a)      Sangat sulit mencapai 100% aman
b)      Ada timbal balik antara keamanan vs. kenyamanan (security vs convenience)

Definisi computer security:
a)      (Garfinkel & Spafford) A computer is secure if you can depend on it and its software to behave as you expect
b)      G. J. Simons, keamanan informasi adalah bagaimana kita dapat mencegah penipuan (cheating) atau, paling tidak, mendeteksi adanya penipuan di sebuah sistem yang berbasis informasi, dimana informasinya sendiri tidak memiliki arti fisik.
Jika kita berbicara tentang keamanan sistem informasi, selalu kata kunci yang dirujuk adalah pencegahan dari kemungkinan adanya virus, hacker, cracker dan lain-lain. Padahal berbicara masalah keamanan sistem informasi maka kita akan berbicara kepada kemungkinan adanya resiko yang muncul atas sistem tersebut. Sehingga pembicaraan tentang keamanan sistem tersebut maka kita akan berbicara 2 masalah utama yaitu :
a)      Threats (Ancaman) atas sistem dan
b)      Vulnerability (Kelemahan) atas sistem
Masalah tersebut pada gilirannya berdampak kepada 6 hal yang utama dalam sistem informasi yaitu;
a)      Efektifitas
b)      Efisiensi
c)       Kerahaasiaan
d)      Integritas
e)      Keberadaan (availability)
f)       Kepatuhan (compliance)
g)      Keandalan (reliability)

Adapun kriteria yag perlu di perhatikan dalam masalah keamanan sistem informasi membutuhkan 10 domain keamanan yang perlu di perhatikan yaitu :
a)      Akses kontrol sistem yang digunakan
b)      Telekomunikasi dan jaringan yang dipakai
c)       Manajemen praktis yang di pakai
d)      Pengembangan sistem aplikasi yang digunakan
e)      Cryptographs yang diterapkan
f)       Arsitektur dari sistem informasi yang diterapkan
g)      Pengoperasian yang ada
h)      Busineess Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP)
i)        Kebutuhan Hukum, bentuk investigasi dan kode etik yang diterapkan
j)        Tata letak fisik dari sistem yang ada


Ancaman (Threats)
Ancaman adalah aksi yang terjadi baik dari dalam sistem maupun dari luar sistem yang dapat mengganggu keseimbangan sistem informasi. Ancaman yang mungkin timbul dari kegiatan pengolahan informasi berasal dari 3 hal utama, yaitu :
a)      Ancaman Alam
Yang termasuk dalam kategori ancaman alam terdiri atas :
·   Ancaman air, seperti : Banjir, Stunami, Intrusi air laut, kelembaban tinggi, badai, pencairan salju
·    Ancaman Tanah, seperti : Longsor, Gempa bumi, gunung meletus
·    Ancaman Alam lain, seperti : Kebakaran hutan, Petir, tornado, angin ribut
b)      Ancaman Manusia
Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman manusia, diantaranya adalah :
·         Malicious code
·         Virus, Logic bombs, Trojan horse, Worm, active contents, Countermeasures
·         Social engineering
·         Hacking, cracking, akses ke sistem oleh orang yang tidak berhak, DDOS, backdoor
·         Kriminal
·         Pencurian, penipuan, penyuapan, pengkopian tanpa ijin, perusakan
·         Teroris
·         Peledakan, Surat kaleng, perang informasi, perusakan
c)       Ancaman Lingkungan
Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman lingkungan seperti :
·   Penurunan tegangan listrik atau kenaikan tegangan listrik secara tiba-tiba dan dalam jangka waktu yang cukup lama
·    Polusi
·    Efek bahan kimia seperti semprotan obat pembunuh serangga, semprotan anti api, dll
·    Kebocoran seperti A/C, atap bocor saat hujan

Kelemahan (Vurnerability)
Adalah cacat atau kelemahan dari suatu sistem yang mungkin timbul pada saat mendesain, menetapkan prosedur, mengimplementasikan maupun kelemahan atas sistem kontrol yang ada sehingga memicu tindakan pelanggaran oleh pelaku yang mencoba menyusup terhadap sistem tersebut. Cacat sistem bisa terjadi pada prosedur, peralatan, maupun perangkat lunak yang dimiliki, contoh yang mungkin terjadi seperti : Seting firewall yang membuka telnet sehingga dapat diakses dari luar, atau Seting VPN yang tidak di ikuti oleh penerapan kerberos atau NAT.
Suatu pendekatan keamanan sistem informasi minimal menggunakan 3 pendekatan, yaitu :
a.     Pendekatan preventif yang bersifat mencegah dari kemungkinan terjadikan ancaman dan kelemahan
b.     Pendekatan detective yang bersifat mendeteksi dari adanya penyusupan dan proses yang mengubah sistem dari keadaan normal menjadi keadaan abnormal
c.  Pendekatan Corrective yang bersifat mengkoreksi keadaan sistem yang sudah tidak seimbang untuk dikembalikan dalam keadaan normal

Pengendalian keamanan Sistem Informasi
Berkaitan dengan keamanan system informasi, diperlukan tindakan berupa pengendalian terhadap sistem informasi. Kontrol-kontrol untuk pengamanan sistem informasi antara lain:
a)      Kontrol Administratif
Kontrol administratif dimaksudkan untuk menjamin bahwa seluruh kerangka control dilaksanakan sepenuhnya dalam organisasi berdasarkan prosedur-prosedur yang jelas. Kontrol ini mencakup hal-hal berikut:
·  Mempublikasikan kebijakan control yang membuat semua pengendalian sistem informasi dapat dilaksanakan dengan jelas dan serius oleh semua pihak dalam organisasi.
·  Prosedur yang bersifat formal dan standar pengoperasian disosialisasikan dan dilaksanakan dengan tegas. Termasuk hal ini adalah proses pengembangan sistem, prosedur untuk backup, pemulihan data, dan manajemen pengarsipan data.
·   Perekrutan pegawai secara berhati-hati yang diikuti dengan orientasi pembinaan, dan pelatihan yang diperlukan
· Supervisi terhadap para pegawai. Termasuk pula cara melakukan control kalau pegawai melakukan penyimpangan terhadap yang diharapkan.
· Pemisahan tugas-tugas dalam pekerjaan dengan tujuan agar tak seorangpun yang dapat menguasai suatu proses yang lengkap. Sebagai contoh, seorang pemrogram harus diusahakan tidak mempunyai akses terhadap data produksi (operasional) agar tidak memberikan kesempatan untuk melakukan kecurangan.

b)      Kontrol Pengembangan dan Pemeliharaan Sistem
Untuk melindungi kontrol ini, peran auditor sistem informasi sangatlah penting. Auditor sistem informasi harus dilibatkan dari masa pengembangan hingga pemeliharaan system, untuk memastikan bahwa system benar-benar terkendali, termasuk dalam hal otorisasi pemakai system. Aplikasi dilengkapi dengan audit trail sehingga kronologi transaksi mudah untuk ditelusuri

c)       Kontrol Operasi
Kontrol operasi dimaksudkan agar system beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Termasuk dalam kontrol ini:
·       Pembatasan akan akses terhadap data
·       Kontrol terhadap personel pengoperasi
·       Kontrol terhadap peralatan
·       Kontrol terhadap penyimpanan arsip
·       Pengendalian terhadap virus
·      Untuk mengurangi terjangkitnya virus, administrator sistem harus melakukan tiga kontrol berupa preventif, detektif, dan korektif.

d)      Proteksi Fisik terhadap Pusat Data
·       Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pusat data.
·       Faktor lingkungan yang menyangkut suhu, kebersihan, kelembaban udara, bahaya banjir, dan keamanan fisik ruangan perlu diperhatikan dengan benar.

e)      Kontrol Perangkat Keras
·    Untuk mengatisipasi kegagalan sistem komputer, terkadang organisasi menerapkan sistem komputer yang berbasis fault-tolerant (toleran terhadap kegagalan).
·  Pada sistem ini, jika komponen dalam sistem mengalami kegagalan maka komponen cadangan atau kembarannya segera mengambil alih peran komponen yang rusak

f)       Kontrol Akses terhadap Sistem computer
·   Untuk melakukan pembatasan akses terhadap sistem, setiap pemakai sistem diberi otorisasi yang berbeda-beda. Setiap pemakai dilengkapi dengan nama pemakai dan password.
·   sistem-sistem yang lebih maju mengombinasikan dengan teknologi lain. Misalnya, mesin ATM menggunakan kartu magnetic atau bahkan kartu cerdas sebagai langkah awal untuk mengakses sistem dan kemudian baru diikuti dengan pemasukan PIN (personal identification number).

g)      Kontrol terhadap Akses Informasi
·   Ada kemungkinan bahwa seseorang yang tak berhak terhadap suatu informasi berhasil membaca informasi tersebut melalui jaringan (dengan menggunakan teknik sniffer). Untuk mengantisipasi keadaan seperti ini, alangkah lebih baik sekiranya informasi tersebut dikodekan dalam bentuk yang hanya bisa dibaca oleh yang berhak.
·     Studi tentang cara mengubah suatu informasi ke dalam bentuk yang tak dapat dibaca oleh orang lain dikenal dengan istilah kriptografi. Adapun sistemnya disebut sistem kripto. Secara lebih khusus, proses untuk mengubah teks asli (cleartext atau plaintext) menjadi teks yang telah dilacak (cliphertext) dinamakan enskripsi, sedangkan proses kebalikannya, dari chiphertext menjadi cleratext, disebut dekrpisi.
·    Dua teknik yang popular untuk melakukan enskripsi yaitu DES dan public-key encryption . DES merupakan teknik untuk melakukan enskripsi dan deskripsi yang dikembangkan oleh IBM  pada tahun 1970-an. Kunci yang digunakan berupa kunci privat yang bentuknya sama. Panjang kunci yang digunakan sebesar 64 bit. Algoritma yang digunakan mengonversi satu blok berukuran 64 bit (8karakter) menjadi blok data berukuran 64 bit. Sistem DES yang menggunakan kunci privat memiliki kelemahan yang terletak pada keharusan untuk mendistribusikan kunci ini. Pendistribusian inilah yang menjadi titik rawan untuk diketahui oleh pihak penyadap.

h)      Kontrol terhadap Bencana
Zwass (1998) membagi rencana pemulihan terhadap bencana ke dalam komponen:
·         Rencana darurat (emergency plan) menentukan tidakan-tindakan yang harus dilakukan oleh para pegawai manakala bencana terjadi.
·         Rencana cadangan (backup plan) menentukan bagaimana pemrosesan informasi akan dilaksanakan selama masa darurat.

i)        Kontrol Terhadap Perlidungan Terakhir
Kontrol terhadap perlindungan terakhir dapat berupa:
·         Rencana pemulihan terhadap bencana.
·         Asuransi.
      Asuransi merupakan upaya untuk mengurangi kerugian sekiranya terjadi bencana. Itulah sebabnya, biasanya organisasi mengansurasikan gedung atau asset-aset tertentu dengan tujuan kalau bencana terjadi, klaim asuransi dapat digunakan untuk meringankan beban organisasi
j)        Kontrol Aplikasi
Kontrol aplikasi adalah kontrol yang diwujudkan secara sesifik dalam suatu aplikasi sistem informasi. Wilayah yang dicakup oleh kontrol ini meliputi:
·         Kontrol Masukan
·         Kontrol Pemrosesan
·         Kontrol Keluaran
·         Kontrol Basis Data 
·         Kontrol Telekomunikasi

Kesimpulan
Keamanan sistem informasi tidak dilihat hanya dari kaca mata timbulnya serangan dari virus, mallware, spy ware dan masalah lain, akan tetapi dilihat dari berbagai segi sesuai dengan domain keamanan sistem itu sendiri.